A Thought on Android

Sedikit share saja habis ngobrol dengan temen yang kebetulang orang “dalem”.

 

Rumor has it, SGS akan dihentikan (please read through lounge part 1 & 2). Yep it is correct. Tapi haruskah kita sedih? I say no.

SGS ada kemungkinan dihentikan karena Samsung selaku produsen SGS kehabisan salah satu part untuk pembuatan Super Amoled. Tapi hal ini bukan diakibatkan karena kegagalan pemasaran atau produksi. Seperti yang kita tau, setiap tahun perusahaan manufacturing tentunya sudah membudgetkan berapa jumlah produksi suatu part/produk. Dan terus terang larisnya SGS di pasaran dunia (Terutama di Eropa dan Amerika) di luar dugaan samsung. Akibatnya demand yang tinggipun susah dipuaskan tahun ini karena waktu yang dibutuhkan untuk membuat Super Amoled tidak cukup. Ditambah lagi parts (sayangnya part tersebut dia rahasiakan) tersebut memang cukup susah diproduksi, jika dipaksakan tentunya akan membuat harga semakin melambung dan akan memaksa samsung menaikkan harga.Tentunya ini akan membuat brand image Samsung dan strategi menghadapi pesaing keras dari Sony Ericsson dan Htc akan rusak. Posisi Samsung yang tadinya sudah cukup bagus di pasaran tentunya akan hancur.

Seperti yang kita tahu, HTC cukup produktif menelurkan Android untuk middle and beginner market di Android. Ditambah Sony Ericsson juga cukup proaktif di pasar, ingat X8 yang harganya sangat murah kan?

Beberapa alasan inilah yang membuat Samsung kemungkinan menghentikan produksi SGS di pasaran di 2011 nanti. Usia yg cukup pendek untuk sebuah produk yang di launch Juli kemarin.

Saya coba tanyakan dan menelaah apa produk dan strategi baru Samsung berikutnya, “pasar cukup keras, harus sedikit pintar main di spek, tapi tidak mengurangi kualitasnya”. Beberapa hal menarik yang cukup make sense bagi saya adalah akan adanya layar baru (kemungkinan namanya Super Amoled 2), tapi perlu digaris bawahi. Kualitasnya tidak sebagus Super Amoled. So far, Super Amoled (SA) adalah layar terbaik yang sudah dikeluarkan Samsung. “Layar terang, mampu melawan silau matahari, dan penempatan kadar warna yang pas itu yang membuat layar SA terbaik saat ini. Belum ditambah kekuatannya.” Lalu apa keunggulan Super Amoled 2 (SA2)? warna yang lebih halus dan menghemat batre, itu kekuatannya. Tapi akan tetap seresponsif touch-nya SA. Untuk sebuah experience gadget maksimal, SGS is on of the top of the table. Spek untuk lineup jajaran Android berbagai merk akan cukup lama berkembangnya. 1Ghz Processor is more than enough for a mobile phone. Gingerbread? “Might be” he said.

Nothing perfect, ada komplain soal layar yang cenderung redish atau yellowish. Komplain teman-teman forum ini saya sampaikan. “That’s depend on the engineer and company’s adjustment. Not all eyes can catch coulour perfectly right? its all about our sensory perception. Coba perhatikan, hampir semua layar not pure clean transparent or put its colour as it should. S*ny has redish LCD, and H*C is too cartoon. But you can’t blame them. It’s hard to perfectly meet market demand since a lot of perception in it. But we tried our best through SGS which near perfect. Please note, near perfect”.

So what will be on the line up for Samsung after SGS? “Nexus S, and a SGS replacement (again, secret). But I don’t think you will be satisfy since you already hold SGS”, “Why is that?” I asked. “The spec is almost the same, but one thing : it’s not a super Amoled!” he noted.

Saya tanya mengenai DXJPA yang menurut saya masih belum sempurna, still has lag on it. And personal memory worn off. “We’re currently developing southeast asian update on DXJPA, a new firmware. I tested it, and it’s a lot better than DXJPA. But I won’t tell you what’s better.” “Better than XXJPU?” saya tanya. “XXJPU is our best firmware in europe so far. You can’t depend on quadrants score. You have to feel it as an user to know if it’s perfect for you”. Kapan bisa diupdate buat Indonesia? “as soon as it’s perfect”.

Pertanyaan terakhir saya “Do you expect any consumer loyalty on your product? since iphone has sold millions and N*k*a claimed their top position?” Dia menjawab “It’s hard to have consumer loyalty when you’re with Android. Since it will be always developing and evolve throrugh gadgets and brands. Most company will updgrade their spec in order to compete in actually same market (Android user). And people tend to chase their interest on the market. It’s rare to see one so loyal on a brand. But personally, I think SGS has put its position to user’s heart as an Android gadgets platform, despite its tough competition with its rival such as D*sire or X*0. But one thing I assure you, Android has put it position on gadgets lover. Because they will try to understand it’s technology to make it their own personal perfection” he smiled. “And that’s the leisure for having an Android. Affordable smartphone, and a challenge to personally make it better” Damn! I’m a proud Android user!

Oh, satu lagi “We have Google’s eye on our sight. We concentrate to develop more new gadgets with them. So, expect more sophisticated gadgets next year” “Will it be better than SGS?” I asked. “It depends on your love at your gadgets” he smiled.

Demikian sedikit pembicaraan saya dengan teman dekat saya ini.Buat renungan bagi temen-temen yang kadang isi mengeluh tentang gadgetsnya melulu. Daripada cuman bisa mengeluh, lebih baik kita maksimalin SGS kita, itulah kenikmatan mempunyai Android.

Just a share. Mudah-mudahan berkenan.

I love my SGS even more!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: